NUSANTARA NEWS CENTER (NNC) Jakarta, 1 Agustus 2026 – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Universitas Saintek Muhammadiyah sukses menyelenggarakan Stadium Generale Darul Arqam Dasar (DAD) pada Sabtu, 1 Agustus 2026, bertempat di Aula Bawah Universitas Saintek Muhammadiyah, Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perkaderan dasar yang mengusung tema "Mencetak Kader Berkualitas melalui Perkaderan yang Sistematis, Berkelanjutan, dan Berorientasi pada Kepemimpinan."

Stadium Generale menghadirkan Anggota Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Raden Gusti Arief Yulifard, sebagai narasumber utama dengan membawakan materi bertajuk "Manajemen Diri". Materi tersebut disampaikan sebagai fondasi awal bagi para peserta Darul Arqam Dasar dalam membangun karakter kepemimpinan, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan sebagai kader Muhammadiyah di tengah dinamika zaman.

Dalam paparannya, Raden Gusti Arief menegaskan bahwa kepemimpinan yang baik selalu diawali dari kemampuan seseorang dalam memimpin dirinya sendiri. Menurutnya, seorang kader tidak cukup hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga harus memiliki kemampuan mengelola waktu, emosi, tanggung jawab, serta menjaga konsistensi terhadap nilai-nilai yang diyakini.

"Manajemen diri adalah fondasi utama dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas. Seorang kader tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus mampu mengelola karakter, waktu, emosi, dan tanggung jawabnya dengan baik. Dari kemampuan mengelola diri itulah akan lahir pemimpin yang mampu mengelola organisasi, melayani masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi bangsa," ujar Raden Gusti Arief.

Ia juga memberikan apresiasi kepada PK IMM SaintekMu yang dinilai terus menjaga kualitas proses kaderisasi melalui penyelenggaraan Darul Arqam Dasar secara berkelanjutan. Menurutnya, proses perkaderan merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial.

"Darul Arqam Dasar bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan. Saya berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan setiap proses yang ada sebagai bekal untuk menjadi kader yang disiplin, adaptif, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PK IMM SaintekMu, Muhammad Fadhilurrozaq, menyampaikan bahwa Darul Arqam Dasar merupakan gerbang awal dalam membentuk kader IMM yang memahami jati diri organisasi sekaligus memiliki semangat pengabdian kepada umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.

Menurutnya, tema yang diangkat pada penyelenggaraan DAD tahun ini merupakan refleksi dari kebutuhan organisasi dalam mencetak kader yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga mampu menjadi pemimpin yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan menjawab tantangan masa depan.

"Darul Arqam Dasar merupakan gerbang awal bagi kader untuk memahami nilai-nilai perjuangan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Melalui perkaderan yang sistematis, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepemimpinan, kami ingin melahirkan kader yang unggul secara intelektual, kokoh secara ideologis, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat," ujar Muhammad Fadhilurrozaq.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Raden Gusti Arief sebagai narasumber memberikan perspektif yang sangat relevan bagi peserta mengenai pentingnya membangun kapasitas kepemimpinan dimulai dari pengelolaan diri.

"Kami berharap seluruh peserta tidak hanya mengikuti kegiatan ini sebagai syarat formal perkaderan, tetapi benar-benar menjadikan setiap materi sebagai bekal dalam proses pengembangan diri. Kader IMM harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat," katanya.

Stadium Generale berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta. Berbagai isu mengenai kepemimpinan mahasiswa, pengembangan karakter, manajemen organisasi, hingga tantangan generasi muda di era digital menjadi topik yang mendapat perhatian besar dari peserta.

Melalui penyelenggaraan Darul Arqam Dasar ini, PK IMM SaintekMu berharap proses kaderisasi tidak berhenti pada aspek teoritis semata, tetapi mampu melahirkan kader-kader Muhammadiyah yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kedewasaan berpikir, integritas moral, serta semangat pengabdian yang kuat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PK IMM SaintekMu dalam memperkuat tradisi intelektual dan kaderisasi sebagai pilar utama keberlangsungan gerakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di lingkungan Universitas Saintek Muhammadiyah.