NUSANTARA NEWS CENTER (NNC) – Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah mengajak mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi sebagai bekal menghadapi tantangan pembangunan di era digital. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perubahan yang mampu melahirkan berbagai solusi inovatif bagi kemajuan daerah maupun bangsa. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan akademik yang diikuti civitas akademika dan mahasiswa di Provinsi Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati menekankan bahwa perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat dan telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, industri, ekonomi kreatif, hingga pelayanan publik. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai teori di ruang kuliah, tetapi juga mampu mengembangkan riset, kreativitas, serta inovasi yang dapat menjawab berbagai persoalan nyata di masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat lahirnya inovasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan nasional.

Ia menjelaskan bahwa penguasaan teknologi harus diiringi dengan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Mahasiswa didorong untuk aktif melakukan penelitian, menciptakan produk inovatif, memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), teknologi digital, hingga pengembangan startup berbasis teknologi yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. Dengan begitu, lulusan perguruan tinggi tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui inovasi dan kewirausahaan.

Wakil Gubernur juga menilai sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan industri perlu terus diperkuat agar hasil riset mahasiswa dapat diimplementasikan secara nyata. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat hilirisasi inovasi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi. Menurutnya, berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Banten dapat dikembangkan lebih optimal apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul dan inovatif.

Selain aspek kompetensi, Dimyati mengingatkan pentingnya membangun karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat. Penguasaan teknologi, menurutnya, harus tetap dibarengi dengan nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial agar setiap inovasi yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui dorongan tersebut, Pemerintah Provinsi Banten berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi pelopor lahirnya berbagai inovasi yang berdaya saing. Dengan semakin banyaknya talenta muda yang produktif dan kreatif, Banten diharapkan dapat berkontribusi lebih besar dalam mendukung transformasi digital nasional sekaligus mewujudkan Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan kompetitif di masa depan.