Nusantara News Center (NNC), Jakarta — Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya akurasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dalam mendukung keberhasilan program Sekolah Rakyat. Ketepatan data menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai kebutuhan peserta didik.

Pengelolaan Dapodik mencakup data peserta didik, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan. Data yang akurat dan diperbarui secara berkala diperlukan agar informasi yang digunakan dalam pengelolaan sekolah tetap sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, pengelolaan data pendidikan perlu dilakukan secara cermat. Kesalahan dalam pencatatan identitas maupun informasi peserta didik dapat menghambat proses administrasi dan menyulitkan pemantauan kebutuhan siswa.

Selain ketepatan pengisian data, pembaruan dan sinkronisasi sistem secara berkala juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan Dapodik. Langkah tersebut diperlukan agar data yang tersimpan dapat digunakan sebagai dasar koordinasi dan pengambilan keputusan dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Penguatan sistem data perlu berjalan beriringan dengan pengelolaan sekolah, kualitas pembelajaran, serta pendampingan terhadap siswa. Dengan demikian, pelaksanaan Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada penyediaan akses pendidikan, tetapi juga pada keberlangsungan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Akurasi Dapodik menjadi bagian dari upaya memastikan program Sekolah Rakyat dikelola secara tertib dan terukur. Ketepatan data diharapkan mendukung pelaksanaan program agar tujuan memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat tercapai.