Ilustrasi dapur MBG.
Nusantara News Center (NNC), Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang menjanjikan percepatan pembukaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelaku diduga menyasar calon mitra dengan meminta sejumlah uang dan mengaku dapat membantu mempercepat proses operasional dapur.
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan masyarakat perlu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan lembaga tersebut, terutama apabila menawarkan kemudahan proses dengan imbalan pembayaran tanpa kejelasan dan verifikasi resmi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Badan Gizi Nasional. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Pastikan terlebih dahulu kebenaran identitas pihak yang menghubungi serta informasi yang disampaikan,” ujar Tysa dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).
Menurut keterangan BGN, salah satu modus yang digunakan adalah mendatangi calon mitra dan menjanjikan percepatan pembukaan dapur SPPG. Pelaku disebut membawa atau mengatasnamakan nota dinas untuk melakukan verifikasi dan validasi terhadap SPPG milik calon mitra, kemudian meminta sejumlah uang.
BGN menegaskan masyarakat tidak seharusnya memenuhi permintaan pembayaran semacam itu tanpa memastikan kewenangan pihak yang bersangkutan. Klaim memiliki akses atau hubungan dengan pejabat tidak dapat dijadikan jaminan bahwa proses yang ditawarkan benar-benar resmi.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, juga mengingatkan bahwa pencatutan nama lembaga pemerintah untuk memperoleh keuntungan pribadi dapat menimbulkan konsekuensi hukum, terlebih jika disertai permintaan uang dan penggunaan dokumen yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Ia meminta masyarakat melakukan verifikasi melalui kanal resmi BGN sebelum menindaklanjuti tawaran atau permintaan yang mengatasnamakan lembaga tersebut. Calon mitra juga disarankan menyimpan bukti komunikasi, identitas pihak yang menghubungi, serta dokumen yang diberikan apabila menemukan indikasi penipuan.
BGN menyediakan sejumlah saluran pengaduan, antara lain layanan SAGI 127 dan SP4N-LAPOR! BGN. Masyarakat yang merasa dirugikan juga dapat melaporkan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.
Peringatan ini menjadi pengingat bagi calon mitra program MBG agar tidak tergiur janji pembukaan dapur secara cepat dengan membayar pihak perantara. Masyarakat diminta memastikan seluruh proses dilakukan melalui mekanisme resmi untuk menghindari kerugian dan penyalahgunaan nama institusi pemerintah.
Nusantara News Center