Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono apresiasi karya inovasi sosial pemuda dan prestasi akademik siswa Sekolah Rakyat dalam Olimpiade Bahasa Asing pada BBNKT Awarding Night 2026 di Yogyakarta, Jumat (23/10/2026).
Nusantara News Center (NNC), Yogyakarta — Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Budisatrio Djiwandono, mengapresiasi prestasi siswa Sekolah Rakyat dalam Olimpiade Bahasa Asing yang digelar pada rangkaian Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) Awarding Night 2026 di Yogyakarta, Jumat (23/10/2026).
Budisatrio menyampaikan kebanggaannya terhadap para siswa yang mampu menunjukkan kemampuan akademik di tengah latar belakang sosial dan ekonomi yang beragam. Menurutnya, anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki potensi yang setara dengan siswa lainnya apabila memperoleh kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan.
Apresiasi tersebut diberikan dalam kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah dan organisasi kepemudaan. BBNKT 2026 mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, dengan agenda penghargaan bagi pemuda Karang Taruna serta masyarakat yang menghasilkan inovasi dan kontribusi sosial.
Olimpiade Bahasa Asing diselenggarakan oleh PNKT bersama Kementerian Sosial. Kompetisi ini mempertandingkan tiga bahasa, yakni Inggris, Arab, dan Mandarin, serta diikuti 6.450 siswa dari 141 Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia. Setelah melewati tahapan seleksi, para peserta terbaik dari masing-masing kategori ditetapkan sebagai juara.
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, turut memberikan apresiasi kepada siswa yang berhasil meraih prestasi. Ia menekankan bahwa keterbatasan ekonomi tidak semestinya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan meraih masa depan yang lebih baik.
Selain memberikan penghargaan kepada siswa, rangkaian BBNKT 2026 juga menyoroti inovasi sosial yang dikembangkan kader Karang Taruna. Lima karya yang mendapat penghargaan dalam Pekan Inovasi Sosial 2026 antara lain inovasi pengolahan sampah organik, pengembangan lingkungan hidup berbasis pariwisata, laboratorium tingkat dusun, dan sistem akuaponik.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, juga mengapresiasi inovasi yang berfokus pada lingkungan hidup, pertanian, dan ketahanan pangan. Berbagai inisiatif tersebut dinilai berpotensi memberikan manfaat jangka panjang apabila dikembangkan secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat.
Apresiasi terhadap siswa Sekolah Rakyat menjadi pengingat bahwa kesempatan pendidikan dan ruang untuk berprestasi perlu terbuka bagi semua anak, tanpa dibatasi keadaan ekonomi keluarga. Ke depan, dukungan terhadap pendidikan, pendampingan, dan pengembangan kemampuan siswa menjadi bagian penting agar prestasi yang diraih dapat terus berkembang.
Nusantara News Center