Wamensos Agus Jabo Priyono hadiri Rakortas KDKMP yang dipimpin Menko Pangan Zulkifli Hasan untuk dorong kemudahan penyaluran bansos melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Nusantara News Center (NNC), Jakarta — Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mendorong pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu pusat penyaluran bantuan sosial (bansos). Skema tersebut diharapkan memudahkan keluarga penerima manfaat mengakses bantuan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kecamatan atau bank.
Gagasan itu disampaikan Agus Jabo saat menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Rapat tersebut membahas percepatan pemeriksaan kesiapan operasional KDKMP di berbagai daerah.
“Kalau KDKMP menjadi pusat penyaluran bansos, itu akan mempermudah para KPM mengambil bantuan sosial. Kalau selama ini mereka harus ke kecamatan atau bank, ke depan diharapkan bisa di desa masing-masing,” ujar Agus Jabo.
Menurutnya, keberadaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan berpotensi mendekatkan layanan bantuan kepada masyarakat. Selain mempermudah akses penerima manfaat, skema tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi lokal melalui koperasi.
Namun, penerapannya masih memerlukan pembahasan teknis bersama pihak terkait, termasuk bank penyalur dan PT Pos Indonesia. Mekanisme penyaluran perlu dirancang agar tetap sesuai ketentuan, transparan, serta memastikan bantuan diterima oleh penerima yang berhak.
Dalam rapat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan target pemeriksaan kesiapan sekitar 15.000 koperasi dalam waktu delapan hari. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas, pengelola, dan layanan pendukung sebelum koperasi menjalankan operasional.
Rencana pemanfaatan KDKMP untuk penyaluran bansos masih memerlukan kesiapan infrastruktur, sistem pembayaran, dan koordinasi antarlembaga. Pemerintah diharapkan memastikan kemudahan akses berjalan seiring dengan pengawasan dan ketepatan sasaran bantuan.
Nusantara News Center